CERPEN
AKADEMI KUNG FU YIN-YANG
Pada
zaman dahulu, semua anak yang berniat untuk menjadi seseorang yang handal dalam
seni bela diri berkumpul di sebuah negara. Negara ini adalah negara dimana
seorang legendaris bela diri telah dilahirkan. Setelah sepeninggalnya seorang
legendaris tersebut, Negara itu ramai dikunjungi oleh wisatawan asing maupun
domestik. Untuk melihat beberapa peninggalan-peninggalan milik sang legendaris
tersebut. Dengan adanya kunjungan ke negara ini, kung fu pun makin berkembang
serta memiliki banyak peminat. Akhirnya sudah diputuskan bahwa pemerintah dan keturunan
dari sang legendaris tersebut bekerja sama untuk membentuk Akademi Kung Fu
Yin-Yang. Akademi itu pun berkembang pesat sampai terdengar ke belahan bumi
yang lainnya.
Pada
tahun ajaran yang baru ini, banyak anak ingin menjadi ahli kung fu tercatat
sekitar 28.459 anak yang mendaftar,tapi hanya diambil sekitar 120 anak. Karena
kapasitas dari akademi itu sendiri tidak mencukupi. Ditambah dengan murid generasi
pertama yang berjumlah 136 anak. Banyak anak yang mengikuti tes tersebut dengan
3 tahap, yang pertama tahap tes tulis, yang kedua tahap tes kesehatan dan yang
ketiga tahap tes praktek. Setelah 3 tahap itu terselesaikan kemudian munculah
akumulasi nilai dari ketiga tahap tersebut. Pada urutan pertama dan kedua
diraih oleh kakak beradik yang bernama Jack dan James, urutan ketiga diraih
oleh anak yang tidak diduga-duga ia bernama Ryu.
Ryu
adalah seorang anak yang Penyabar dan juga bodoh, tetapi memiliki keberanian
dan kekuatan yang sangat besar. Dia datang ke akademi ini untuk menjadi murid
terkuat pada generasinya. Tetapi setelah dia masuk, dia mengetahui bahwa
akademi ini lebih unik dari pada yang dia pikirkan. Dia mengubah pendapatnya
bahwa dia akan menjadi “Raja Permanen Akademi Yin-Yang”. Maksudnya dalam
akademi ini kita bukan hanya dapat melawan generasi kita sendiri tetapi kita
juga dapat melawan generasi diatas kita maupun dibawah kita dengan Peraturan.
Peraturan
Akademi Sebagai Penguasa
1.
Peringkat siswa dibagi menjadi 3 yaitu Bronze,
Silver, Gold.
2.
Semua siswa baru berperingkat Bronze.
3.
Semua siswa berpakaian menurut tingkatannya yang
telah disiapkan akademi
4.
Siswa dapat naik peringkat setelah mengalahkan 10
siswa setingkat dan 5 siswa diatas tingkatannya.
5.
Bagi siswa yang kalah dalam pertarungan Setingkat
maka siswa tersebut akan tetap pada tingkatannya.
6.
Bagi siswa yang kalah dalam pertarungan berbeda
tingkat maka siswa tersebut akan turun tingkatannya. Dengan catatan yang kalah
sudah mengalami 5 kekalahan dalam pertarungan berbeda tingkat.
7.
Pertarungan ini harus disetujui oleh pihak
tertantang dan pihak akademi.
8.
Pertarungan dilakukan pada ujian tengah dan akhir
akademi. Tidak berlaku pada ujian praktek harian
9.
Apabila dia mengundurkan diri, tidak hadir atau
pun sakit dalam pelaksanaan dia tidak akan naik peringkat.
10. Bagi 3
pemenang ujian tengah akademi akan mendapatkan emblem yang bertuliskan posisi
sementara dan bagi 3 pemenang ujian akhir akademi akan mendapatkan piala dan
Bagi juara, 1 logo sang penguasa
11. Siswa
akan lulus jika, siswa sudah tiga tahun belajar dan memiliki peringkat Gold.
12. Jika
siswa lulus dengan kreteria tersebut maka, siswa akan direkomendasikan menjadi
pasukan bersenjata tanpa tes.
NB : Khusus siswa generasi pertama penentuan tingkatan
berdasarkan hasil tes.
Ujian
tengah akademi sudah dekat, Banyak siswa yang berlatih dengan giat. Jack dan
James pun sudah terkenal karena kekuatan mereka berdua. Dalam 5 ujian harian
praktek Jack sudah mengalahkan 26 murid setingkat dan adiknya James sudah mengalahkan
24 murid setingkat. Dan tidak disangka-sangka Ryu yang masuk akademi ini dengan
akumulasi nilai tertinggi ke 3 dapat mengalahkan 36 murid setingkat dalam 5
ujian harian praktek. Hingga sekarang Ryu adalah salah satu murid yang ditakuti
dari ke 4 kaisar tersebut. Dari ketiga murid generasi ke 2 tersebut mereka
semua termasuk ke dalam 4 kaisar tersebut. Ada murid yang juga salah satu dari
ke 4 kaisar tersebut tetapi murid itu adalah murid dari generasi pertama. Murid
itu bernama Teddy, dia adalah salah satu murid kelas 2 yang berada pada
peringkat Gold. Dia dikenal memiliki kekuatan fisik yang kuat dan kelincahan
tingkat tinggi dalam menghindari serangan.
Ujian
tengah akademi pun dimulai, Pak Alex sebagai guru dalam akademi kung fu pun mempersilahkan
kepada kepala sekolah akademi yaitu Pak Robin untuk mengacak musuh bagi para
murid-muridnya. 256 Siswa pun bertanding dengan sistem gugur, sampai tersisa 4
orang kaisar tersebut. Dan fase semifinal dan final akan diadakan keesokan
harinya dengan diacaknya kembali musuh dari murid-murid tersebut. Semua murid
yang kalah pada waktu ujian tengah akademi itu tetap berbangga karena tidak ada
dari mereka yang turun peringkat. Dari 256 murid, murid Bronze yang naik ke Silver berjumlah 67 dari 2
generasi tersebut, dan murid Silver yang naik ke Gold berjumlah 58 dari 2
generasi tersebut, sedangkan sisanya 127 murid lainnya tetap pada tingkatannya
masing-masing.
Keesokan
harinya semua murid dan guru serta kepala sekolah berkumpul untuk mengacak
serta melihat pertandingan semifinal dan final tersebut. Para finalis pun
bersiap–siap pada gilirannya, ke 4 kaisar tersebut rupanya ingin menjadi murid
terbaik di akademi ini. Pak Alex pun memberi motivasi kepada para kadidat juara
ini. Pak Alex berkata bahwa “Kalian sudah cukup hebat untuk bisa sampai ke
babak ini, Tanpa kalian sadari kalian sudah berhasil mengalahkan 252 murid
lainnya tanpa terkecuali generasi diatas kalian maupun dibawahnya, berjuanglah
sampai titik akhir kekuatan kalian.“
Kepala
sekolah pun mempersilahkan para kadidat juara masuk ke tengah aula. Dan
menyuruh mereka untuk mengambil 4 gulungan yang berada di sebuah kotak yang
berisikan Api, Air, Tanah, dan Udara.
Sebelum
itu kepala sekolah pun memberikan sambutan kepada semua murid Akademi Yin -
Yang “Selamat pagi semua, Saya tidak akan berbicara panjang lebar saya hanya Menuntun
ke 4 finalis untuk terus berjuang dan menjaga sportivitas. Dan silahkan ambil
masing-masing 1 gulungan dan gulungan itulah yang menentukan lawan kalian.”
Setelah mereka
mengambilnya secara bersamaan, mereka menunjukan kepada penonton dan membukanya
secara bersamaan. Teddy dan Ryu mendapatkan Yin, sedangkan Jack dan James
mendapatkan Yang. Akhirnya sudah ditentukan dalam semifinal ini Teddy akan
Melawan Ryu dan Jack akan melawan James, dan pemenangnya akan langsung menuju
final. Persiapan sudah selesai, setelah diacak kembali pertandingan akan
dimulai dengan pertarungan antara Jack dan James. Kemudian disusul Pertandingan
antara Teddy dan Ryu.
Pertandingan
pun dimulai, kedua petarung dipersilahkan menempati aula pertandingan wasit pun
mengatakan peraturannya. Wasit Berkata “Peraturaannya sangat gampang,
pertandingan ini terdiri dari 3 babak siapa yang menang 2 babak sekaligus
dinyatakan menang. Melewati garis tepi bulatan yin-yang dinyatakan kalah dalam
1 babak. Bertarung secara sportif pukullah
lawan sampai dia terjatuh. Dan silahkan bersalaman.” Gong telah dibunyikan,
bendera telah diangkat sehingga pertandingan akan dimulai.
Jack
pun tanpa segan-segan memberikan pukulan dan tendangannya ke arah muka James,
tetapi James selalu menghindar tepat waktu mereka beradu tehnik. James pun juga
begitu tak ingin kalah, dia juga membalas membalas tendangan dari kakaknya.
Merekapun sama kuat tetapi James pun tergelincir lalu Jack tidak mensia-siakan
kesempatan itu. Jack pun berlari dan menendang James pada bagian dadanya, James
pun terjatuh dan keluar dari lapangan. Wasit berkata “1 poin untuk Jack,
silahkan petarung memasuki lapangan.”
Bendera
pun sudah diangkat Pertandingan menjadi sengit, sudah 3 menit pertandingan ini
berlangsung tetapi mereka masih punya tenaga untuk saling memukul. Akhirnya Jack
pun menendang kaki James dan kemudian James pun berlutut dihadapannya lalu Jack
memukul wajahnya yang tepat berada di depan tangannya. Dan James pun hampir
terjatuh, tetapi Jack lagi-lagi menendang bagian dadanya dan james terjatuh tak
berdaya dihadapan kakaknya. Kemudian wasit pun berkata “Stop.... Medis....!!!,
2 dalam 2 babak sekaligus. Yang berhak maju kebabak final adalah Jack.”
Penonton
pun terdiam, medis pun bergerak untuk mempercepat langkah james menuju ruang
pengobatan.
“Inilah
pertarungan ada saja sebab dari dibalik kemenangan maupun kekalahan dari
mereka, tetapi tim medis berusaha untuk mengecilkan sedikit demi sedikit
persentase cedera pada petarung. Ini sudah menjadi hal yang wajar dalam
pertarungan, bisa kita lanjutkan.” Kata Pak Robin.
Penonton
pun berkata “Bisa.” Sambil bersorak serta bertepuk tangan.
Wasit
Berkata “Pertandingan semifinal kedua akan segera dimulai tetapi kami dapat
kabar bahwa Teddy tidak akan bertanding, dia memutuskan untuk mengundurkan diri
dan pertandingan perebutan juara 3 akademi juga tidak akan dilaksanakan karena
ke 2 kadidat telah mengalami ke hal-hal yang tidak kami sangka, pengunduran
diri Teddy dan Sakitnya James yang membuat pertandingan ini tidak dilaksanakan
dan pertandingan final akan dilaksanakan sebentar lagi.”
Kepala
sekolah berkata “Mengapa salah satu monster dari generasi pertama mengundurkan
diri.” tanyanya.
Penonton
1 berkata “Pentandingan ini tidak mengasikkan kalau Teddy tidak iku bertanding.”
Penonton
2 berkata “Iya juga sih, Tapi kita dapat lebih cepat melihat pertandingan final.”
Wasit
pun menuju ke aula tarung dan mempersilahkan 2 petarung untuk masuk kelapangan
dan memperkenalkannya. “Dari sudut Yin adalah Ryu dan dari sudut Yang adalah
Jack. Siapakah yang menjadi pemenang dalam pertandingan ini ?.”
Wasit pun
memberikan aba-aba agar kedua kadidat siap untuk bertanding dan wasit pun
mengangkat benderanya.
Ryu pun
berkata “Aku akan mengalahkanmu dalam sekejap, liat saja. Aku ingin menjadi
raja kung fu.”
Sebelumnya,
Teddy mendatangi ruangan kepala sekolah dan berkata “Maaf pak, saya
mengundurkan diri dari turnamen ini.”
Kepala Sekolah
bertanya “Kenapa kamu lakukan itu ?, meskipun aku sudah tau jawabannya.”
Teddy pun
menjawab “Dia memang pantas untuk menang, dan aku tidak akan merusak tubuh ini
hanya untuk bertarung bersamanya.”
“Kekuatan,
kelincahan dan aura ada padanya, Ryu kaulah monster sebenarnya.” Kata Kepala
Sekolah (Sambil membelakangi Teddy)
Teddy pun berkata “Dialah yang akan menjadi
sang juara tak terkalahkan.”
Setelah
beberapa saat dimulainya pertandingan, penonton mulai bersorak. Kepala Sekolah,
Guru, dan Wasit pun mulai tegang. Jack pun berlari dan mencoba menendang Ryu,
Ryu pun menghindar. Jack pun berbalik arah tiba-tiba Ryu ada diudara dan
menendang Jack dengan tendangan salto. Tendangan itu tepat berada pada kepala
Jack, Jack pun mencoba menghindar tetapi tidak bisa. Akhirnya tendangan salto
Ryu mengenai kepalanya, Jack pun terjatuh dan mencoba untuk berdiri tetapi
usahanya sia-sia.
“3...
2... 1... KO... Pe...pe...pemenangnya... adalah..... Ryu.....!!!.” Ucap Wasit.
Semua
penonton dan panitia pun masih tercengang akan kemenangan yang singkat ini. Lalu
Ryu pun meninggalkan aula tarung dan wasit berkata
”Medis... Medis...”, Medis pun datang dan membawa Jack keruang perawatan. Semua
penonton Bersorak, kepala sekolah pun memberikan tepuk tangannya.
Sesudah
beberapa saat Pak Robin mengambil piala raja dan mengumumkan bahwa “Kita telah
melihat pertandingan dari berbagai orang, tingkatan maupun katagori, dan kita
telah memiliki pemenang dalam ujian tengah akademi ini.”
ke 3
finalis itu pun datang meski 2 diantara mereka tidak sehat sepenuhnya. Teddy
pun tidak ikut dipanggil ke atas aula tarung karena dia mengundurkan diri.
Kepala Sekolah pun berkata “Ini dia 3 juara kita, James pada urutan ke 3 dan
Jack pada urutan ke 2 serta sang juara kita Ryu pada urutan Pertama diujian
tengah akademi ini”.
Semua
peserta pun turun ke aula tarung dan memberikan selamat bagi ke 3 pemenang.
Setelah pertangdingan itu selesai, permusuhan diantara mereka pun menjadi
pertemanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar