Sabtu, 18 April 2015

Cerpen Karangan



 CERPEN
AKADEMI KUNG FU YIN-YANG

Pada zaman dahulu, semua anak yang berniat untuk menjadi seseorang yang handal dalam seni bela diri berkumpul di sebuah negara. Negara ini adalah negara dimana seorang legendaris bela diri telah dilahirkan. Setelah sepeninggalnya seorang legendaris tersebut, Negara itu ramai dikunjungi oleh wisatawan asing maupun domestik. Untuk melihat beberapa peninggalan-peninggalan milik sang legendaris tersebut. Dengan adanya kunjungan ke negara ini, kung fu pun makin berkembang serta memiliki banyak peminat. Akhirnya sudah diputuskan bahwa pemerintah dan keturunan dari sang legendaris tersebut bekerja sama untuk membentuk Akademi Kung Fu Yin-Yang. Akademi itu pun berkembang pesat sampai terdengar ke belahan bumi yang lainnya.
          Pada tahun ajaran yang baru ini, banyak anak ingin menjadi ahli kung fu tercatat sekitar 28.459 anak yang mendaftar,tapi hanya diambil sekitar 120 anak. Karena kapasitas dari akademi itu sendiri tidak mencukupi. Ditambah dengan murid generasi pertama yang berjumlah 136 anak. Banyak anak yang mengikuti tes tersebut dengan 3 tahap, yang pertama tahap tes tulis, yang kedua tahap tes kesehatan dan yang ketiga tahap tes praktek. Setelah 3 tahap itu terselesaikan kemudian munculah akumulasi nilai dari ketiga tahap tersebut. Pada urutan pertama dan kedua diraih oleh kakak beradik yang bernama Jack dan James, urutan ketiga diraih oleh anak yang tidak diduga-duga ia bernama Ryu.
          Ryu adalah seorang anak yang Penyabar dan juga bodoh, tetapi memiliki keberanian dan kekuatan yang sangat besar. Dia datang ke akademi ini untuk menjadi murid terkuat pada generasinya. Tetapi setelah dia masuk, dia mengetahui bahwa akademi ini lebih unik dari pada yang dia pikirkan. Dia mengubah pendapatnya bahwa dia akan menjadi “Raja Permanen Akademi Yin-Yang”. Maksudnya dalam akademi ini kita bukan hanya dapat melawan generasi kita sendiri tetapi kita juga dapat melawan generasi diatas kita maupun dibawah kita dengan Peraturan.
Peraturan Akademi Sebagai Penguasa
1.     Peringkat siswa dibagi menjadi 3 yaitu Bronze, Silver, Gold.
2.    Semua siswa baru berperingkat Bronze.
3.    Semua siswa berpakaian menurut tingkatannya yang telah disiapkan akademi
4.    Siswa dapat naik peringkat setelah mengalahkan 10 siswa setingkat dan 5 siswa diatas tingkatannya.
5.    Bagi siswa yang kalah dalam pertarungan Setingkat maka siswa tersebut akan tetap pada tingkatannya.
6.    Bagi siswa yang kalah dalam pertarungan berbeda tingkat maka siswa tersebut akan turun tingkatannya. Dengan catatan yang kalah sudah mengalami 5 kekalahan dalam pertarungan berbeda tingkat.
7.    Pertarungan ini harus disetujui oleh pihak tertantang dan pihak akademi.
8.    Pertarungan dilakukan pada ujian tengah dan akhir akademi. Tidak berlaku pada ujian praktek harian
9.    Apabila dia mengundurkan diri, tidak hadir atau pun sakit dalam pelaksanaan dia tidak akan naik peringkat.
10. Bagi 3 pemenang ujian tengah akademi akan mendapatkan emblem yang bertuliskan posisi sementara dan bagi 3 pemenang ujian akhir akademi akan mendapatkan piala dan Bagi juara, 1 logo sang penguasa
11.  Siswa akan lulus jika, siswa sudah tiga tahun belajar dan memiliki peringkat Gold.
12. Jika siswa lulus dengan kreteria tersebut maka, siswa akan direkomendasikan menjadi pasukan bersenjata tanpa tes.
NB : Khusus siswa generasi pertama penentuan tingkatan berdasarkan hasil tes.
          Ujian tengah akademi sudah dekat, Banyak siswa yang berlatih dengan giat. Jack dan James pun sudah terkenal karena kekuatan mereka berdua. Dalam 5 ujian harian praktek Jack sudah mengalahkan 26 murid setingkat dan adiknya James sudah mengalahkan 24 murid setingkat. Dan tidak disangka-sangka Ryu yang masuk akademi ini dengan akumulasi nilai tertinggi ke 3 dapat mengalahkan 36 murid setingkat dalam 5 ujian harian praktek. Hingga sekarang Ryu adalah salah satu murid yang ditakuti dari ke 4 kaisar tersebut. Dari ketiga murid generasi ke 2 tersebut mereka semua termasuk ke dalam 4 kaisar tersebut. Ada murid yang juga salah satu dari ke 4 kaisar tersebut tetapi murid itu adalah murid dari generasi pertama. Murid itu bernama Teddy, dia adalah salah satu murid kelas 2 yang berada pada peringkat Gold. Dia dikenal memiliki kekuatan fisik yang kuat dan kelincahan tingkat tinggi dalam menghindari serangan.
          Ujian tengah akademi pun dimulai, Pak Alex sebagai guru dalam akademi kung fu pun mempersilahkan kepada kepala sekolah akademi yaitu Pak Robin untuk mengacak musuh bagi para murid-muridnya. 256 Siswa pun bertanding dengan sistem gugur, sampai tersisa 4 orang kaisar tersebut. Dan fase semifinal dan final akan diadakan keesokan harinya dengan diacaknya kembali musuh dari murid-murid tersebut. Semua murid yang kalah pada waktu ujian tengah akademi itu tetap berbangga karena tidak ada dari mereka yang turun peringkat. Dari 256 murid, murid  Bronze yang naik ke Silver berjumlah 67 dari 2 generasi tersebut, dan murid Silver yang naik ke Gold berjumlah 58 dari 2 generasi tersebut, sedangkan sisanya 127 murid lainnya tetap pada tingkatannya masing-masing.
          Keesokan harinya semua murid dan guru serta kepala sekolah berkumpul untuk mengacak serta melihat pertandingan semifinal dan final tersebut. Para finalis pun bersiap–siap pada gilirannya, ke 4 kaisar tersebut rupanya ingin menjadi murid terbaik di akademi ini. Pak Alex pun memberi motivasi kepada para kadidat juara ini. Pak Alex berkata bahwa “Kalian sudah cukup hebat untuk bisa sampai ke babak ini, Tanpa kalian sadari kalian sudah berhasil mengalahkan 252 murid lainnya tanpa terkecuali generasi diatas kalian maupun dibawahnya, berjuanglah sampai titik akhir kekuatan kalian.“
Kepala sekolah pun mempersilahkan para kadidat juara masuk ke tengah aula. Dan menyuruh mereka untuk mengambil 4 gulungan yang berada di sebuah kotak yang berisikan Api, Air, Tanah, dan Udara.
Sebelum itu kepala sekolah pun memberikan sambutan kepada semua murid Akademi Yin - Yang “Selamat pagi semua, Saya tidak akan berbicara panjang lebar saya hanya Menuntun ke 4 finalis untuk terus berjuang dan menjaga sportivitas. Dan silahkan ambil masing-masing 1 gulungan dan gulungan itulah yang menentukan lawan kalian.”
Setelah mereka mengambilnya secara bersamaan, mereka menunjukan kepada penonton dan membukanya secara bersamaan. Teddy dan Ryu mendapatkan Yin, sedangkan Jack dan James mendapatkan Yang. Akhirnya sudah ditentukan dalam semifinal ini Teddy akan Melawan Ryu dan Jack akan melawan James, dan pemenangnya akan langsung menuju final. Persiapan sudah selesai, setelah diacak kembali pertandingan akan dimulai dengan pertarungan antara Jack dan James. Kemudian disusul Pertandingan antara Teddy dan Ryu.
          Pertandingan pun dimulai, kedua petarung dipersilahkan menempati aula pertandingan wasit pun mengatakan peraturannya. Wasit Berkata “Peraturaannya sangat gampang, pertandingan ini terdiri dari 3 babak siapa yang menang 2 babak sekaligus dinyatakan menang. Melewati garis tepi bulatan yin-yang dinyatakan kalah dalam 1 babak.  Bertarung secara sportif pukullah lawan sampai dia terjatuh. Dan silahkan bersalaman.” Gong telah dibunyikan, bendera telah diangkat sehingga pertandingan akan dimulai.
          Jack pun tanpa segan-segan memberikan pukulan dan tendangannya ke arah muka James, tetapi James selalu menghindar tepat waktu mereka beradu tehnik. James pun juga begitu tak ingin kalah, dia juga membalas membalas tendangan dari kakaknya. Merekapun sama kuat tetapi James pun tergelincir lalu Jack tidak mensia-siakan kesempatan itu. Jack pun berlari dan menendang James pada bagian dadanya, James pun terjatuh dan keluar dari lapangan. Wasit berkata “1 poin untuk Jack, silahkan petarung memasuki lapangan.”
Bendera pun sudah diangkat Pertandingan menjadi sengit, sudah 3 menit pertandingan ini berlangsung tetapi mereka masih punya tenaga untuk saling memukul. Akhirnya Jack pun menendang kaki James dan kemudian James pun berlutut dihadapannya lalu Jack memukul wajahnya yang tepat berada di depan tangannya. Dan James pun hampir terjatuh, tetapi Jack lagi-lagi menendang bagian dadanya dan james terjatuh tak berdaya dihadapan kakaknya. Kemudian wasit pun berkata “Stop.... Medis....!!!, 2 dalam 2 babak sekaligus. Yang berhak maju kebabak final adalah Jack.”
Penonton pun terdiam, medis pun bergerak untuk mempercepat langkah james menuju ruang pengobatan.
“Inilah pertarungan ada saja sebab dari dibalik kemenangan maupun kekalahan dari mereka, tetapi tim medis berusaha untuk mengecilkan sedikit demi sedikit persentase cedera pada petarung. Ini sudah menjadi hal yang wajar dalam pertarungan, bisa kita lanjutkan.” Kata Pak Robin.
Penonton pun berkata “Bisa.” Sambil bersorak serta bertepuk tangan.
          Wasit Berkata “Pertandingan semifinal kedua akan segera dimulai tetapi kami dapat kabar bahwa Teddy tidak akan bertanding, dia memutuskan untuk mengundurkan diri dan pertandingan perebutan juara 3 akademi juga tidak akan dilaksanakan karena ke 2 kadidat telah mengalami ke hal-hal yang tidak kami sangka, pengunduran diri Teddy dan Sakitnya James yang membuat pertandingan ini tidak dilaksanakan dan pertandingan final akan dilaksanakan sebentar lagi.”
Kepala sekolah berkata “Mengapa salah satu monster dari generasi pertama mengundurkan diri.” tanyanya.
Penonton 1 berkata “Pentandingan ini tidak mengasikkan kalau Teddy tidak iku bertanding.”
Penonton 2 berkata “Iya juga sih, Tapi kita dapat lebih cepat melihat pertandingan final.”
          Wasit pun menuju ke aula tarung dan mempersilahkan 2 petarung untuk masuk kelapangan dan memperkenalkannya. “Dari sudut Yin adalah Ryu dan dari sudut Yang adalah Jack. Siapakah yang menjadi pemenang dalam pertandingan ini ?.”
Wasit pun memberikan aba-aba agar kedua kadidat siap untuk bertanding dan wasit pun mengangkat benderanya.
Ryu pun berkata “Aku akan mengalahkanmu dalam sekejap, liat saja. Aku ingin menjadi raja kung fu.”
          Sebelumnya, Teddy mendatangi ruangan kepala sekolah dan berkata “Maaf pak, saya mengundurkan diri dari turnamen ini.”
Kepala Sekolah bertanya “Kenapa kamu lakukan itu ?, meskipun aku sudah tau jawabannya.”
Teddy pun menjawab “Dia memang pantas untuk menang, dan aku tidak akan merusak tubuh ini hanya untuk bertarung bersamanya.”
“Kekuatan, kelincahan dan aura ada padanya, Ryu kaulah monster sebenarnya.” Kata Kepala Sekolah (Sambil membelakangi Teddy)
 Teddy pun berkata “Dialah yang akan menjadi sang juara tak terkalahkan.”
          Setelah beberapa saat dimulainya pertandingan, penonton mulai bersorak. Kepala Sekolah, Guru, dan Wasit pun mulai tegang. Jack pun berlari dan mencoba menendang Ryu, Ryu pun menghindar. Jack pun berbalik arah tiba-tiba Ryu ada diudara dan menendang Jack dengan tendangan salto. Tendangan itu tepat berada pada kepala Jack, Jack pun mencoba menghindar tetapi tidak bisa. Akhirnya tendangan salto Ryu mengenai kepalanya, Jack pun terjatuh dan mencoba untuk berdiri tetapi usahanya sia-sia.
“3... 2... 1... KO... Pe...pe...pemenangnya... adalah..... Ryu.....!!!.” Ucap Wasit.
Semua penonton dan panitia pun masih tercengang akan kemenangan yang singkat ini. Lalu Ryu pun meninggalkan aula tarung dan wasit berkata ”Medis... Medis...”, Medis pun datang dan membawa Jack keruang perawatan. Semua penonton Bersorak, kepala sekolah pun memberikan tepuk tangannya.
Sesudah beberapa saat Pak Robin mengambil piala raja dan mengumumkan bahwa “Kita telah melihat pertandingan dari berbagai orang, tingkatan maupun katagori, dan kita telah memiliki pemenang dalam ujian tengah akademi ini.”
ke 3 finalis itu pun datang meski 2 diantara mereka tidak sehat sepenuhnya. Teddy pun tidak ikut dipanggil ke atas aula tarung karena dia mengundurkan diri. Kepala Sekolah pun berkata “Ini dia 3 juara kita, James pada urutan ke 3 dan Jack pada urutan ke 2 serta sang juara kita Ryu pada urutan Pertama diujian tengah akademi ini”.
Semua peserta pun turun ke aula tarung dan memberikan selamat bagi ke 3 pemenang. Setelah pertangdingan itu selesai, permusuhan diantara mereka pun menjadi pertemanan.

SELESAI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar